Analis Penawaran Kacang
Kedelai Berdasarkan Studi Kasus di Lapangan
KACANG
KEDELAI
I.
Pendahuluan
Kedelai,atau kacang kedelai,adalah salah satu tanaman polng-polong yang menjadi
bahan dasar banyak makan dari asia timur seperti kecap, tahu, dan tempe.
Berdasarkan peninggalan arkeologi, tanaman ini telah dibudidayakan sejak 3500
tahun yang lalu di asia timur.
Kedelai merupakan sumber utama protein nabati dan
minyak nabati dunia. Penghasil kedelai utama dunia adalah Amerika Serikat.
Produk olahan kedelai bervariasi. Indonesia sendiri
merupakan konsumen tertinggi produk-produk olahan kacang kedelai. Kedelai
menjadi sumber utama protein nabati karna dengan mengonsusinya tubuh akan
terlindungi dari pengaruh buruk radikal bebas.
Namun
sekarang untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia harus mengimpor sebagaian
besar kebutuhan kedelai. Ini terjadi karna fungsi penawaran akan produk kedelai
begitu tinggi.
II.
Rumusan Masalah
1.
Berapa harga kedelai saat
ini ?
2.
Apakah produksi tahu
terpengaruh oleh kenaikan harga kacang kedelai dan bagaimana menurut pendapat Anda atas kenaikan ini ?
3.
Bagaimana penndapat Anda
selaku pedagang kedelai mengenai laju naiknya kacang ini ?
III.
Bab 1
Setelah melakukan studi
kasus di pasar Cileunyi Sehat dan mewancaraai pedagang setempat kami memperoleh
informasi mengenai kedelai dan varian produknya di mana harga kedelai mengalami
kenaikan yang signifikan dari Rp 9.000,00 menjadi Rp 11.000,00 sedangkan
menurut pedagang varian produk berupa tahu mengatakan bahwa kenaikan harga
kedelai sangat mempengaruhi penjual dan hasil didapatkan.
Harga yang terbentuk dari varian produk tahu akibat kenaikan harga kedelai mengakbatkan perubahan harga tahu yang tadinya Rp 6.000,00 naik ke arah Rp 9.000,00. Menurut Pedagang kedalai naiknya harga tersebut tidak terlalu mempengaruhi permintaan konsumen.
Harga yang terbentuk dari varian produk tahu akibat kenaikan harga kedelai mengakbatkan perubahan harga tahu yang tadinya Rp 6.000,00 naik ke arah Rp 9.000,00. Menurut Pedagang kedalai naiknya harga tersebut tidak terlalu mempengaruhi permintaan konsumen.
IV. Bab II
Dengan adanya kenaikan
harga bahan baku produksi tahu mengalami keterhambatan dan penurunan jumlah
tahu yang diproduksi. Untuk mengakali hal ini penjual menaikan harga dan
memperkecil size tahu dengan harga
yang sama. “Kami mengalami kerugian jika tahu yang kami jual tidak laku karna
terlalu mahalnya harga” ucap tegas kang Abdul pedagang tahu. “dua hari yang
lalu kami melakukan orasi dengankawan-kawan penjal tahu yang tujuannya untuk
menurunkan harga tahu dari produsen utama,dan kami mengalami kerugian akibat
dari kami tidak berjualan” diteruskannya.
Permintaan akan tahu
semakin menurun dengan mandet dan langkanya bahan baku produksi sehinnga
penjual tahu harus gigit jari dalm mengikuti arus perubahan.
V. Bab III
“Bagi pedagang retail seperti kami kenaikan harga
kedelai tidak berpengaruh besar terhadap pendapatan dagang yang kami
dapat,soalnya para konsumen hanya membeli kedelai dalam skala kecil seperti ¼
kg atau yang paling besarnya 1 kg. Konsumen membeli kedelai biasanya untuk
membuat bubur atua makanan ringan lainnya” ucap(.............) pedagang retail
kedelai. “yang terkena imbas dari kenaikan ini adalah para produsen industri
besar yang menggunakan bahan baku kedelai dan memerlukan jumlah serta sekala
yang besar akan kebutuhan bahan baku dasar produksi, Kami pedagang retail hana
dijatahkan 10kg per pedagang”.diteruskannya.
VI. Bab IV
Analisis
Produk
Kedelai merupakan sumber protein nabati yang tinggi
serta sumber lemak,vitamin,dan mineral yang sering dikonsumsi masyarakat
indonesia. Seperti sumedang yang terkenal sebagai tempat produksi tahu yang
berbahan dasar kedelai. Hal ini menyebabkan produksi tahu disumedang menjadi
terhambat karna langkanya bahan baku yang didatangkan(impor) dari luar negeri
seprti Amerika. Amerika sendiri mengalami musim panas yang panjang dan
menyebabkan kekeringan sehingga banyak panen yang gagal. Imbasnya para produsen
tahu sumedang memperkecil ukukuran tahu
dengan maksud untuk menekan budget.kelangkaan
bahan baku ini menyebabkan harga kacang kedelai terus naik,dari sebelumnya Rp
5.550 kini menjadi Rp 6.600 per kilogram dan sekarang menjadi Rp
11.000,00.kenaikan yang begitu tinggi.
penawaaran yang dilakukan pedagang yang mengambil bahan baku sangat berhati-hati,terutama dalam menuntukan harga,sebab mereka memikirkan produk yang ia keluarkan seprti tahu contohnya. Mereka takut apabila mengambil bahan baku yang terlalu banyak dalam proses produksi yang berimbas pada kerugian dikarnakan harga kedelai mahal.
penawaaran yang dilakukan pedagang yang mengambil bahan baku sangat berhati-hati,terutama dalam menuntukan harga,sebab mereka memikirkan produk yang ia keluarkan seprti tahu contohnya. Mereka takut apabila mengambil bahan baku yang terlalu banyak dalam proses produksi yang berimbas pada kerugian dikarnakan harga kedelai mahal.
Jadi dalam kajiannya permintaan dan penawaran kedelai
mengalaimi penurunan yang diakibatkan adanya kelangkaan bahan baku.
Daftar pustaka
Daftar pustaka
.
